MENCARI TUHAN, Mengapa dan Bagaimana?

Agama (baca: Islam) tentu saja bukan cuma mengajarkan tatacara beribadah atau incnyci ukan segenap kebaikan moral. Agamajuga berbicara tentang keharusan untuk memahami segala sesuatu secara rasional (masuk akal). Dalam sejumlah ayat al-Quran, kita acapkali menjumpai pernyataan yang dimaksudkan untuk mengingatkan manusia tentang kemampuan rasio yang dimilikinya; afalâ ta’qilûn, afalâ yatafakkarûn, dsb.
Keharusan semacam ini tentunya tanpa kecuali, termasuk terhadap keberadaan agama itu sendiri. Dengan kata lain, suatu agama belum tentu bisa dibenarkan sepenuhnya (sekalipun memiliki ajaran moral-etis yung begitu menyentuh) kalau tidak memiliki pembenaran logis bagi keberadaannya.

Sumber :http://www.al-shia.org/

Terdiri dari 133 Halam

Download

About Sharing Data
Kami hanya ingin berbagi ilmu dan informasi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: